cover-facebook-2015

Sebelumnya saya sudah pernah share Trik Mengukur Kecepatan Blog. Bagi yang belum baca silahkan boleh mampir dulu. Agar lebih melengkapi dan menambah wawasan sahabat, kali ini saya akan kembali berbagi satu macam tool lagi. Dan alat yang satu ini recomended banget karna memang sering saya pakai atau bisa dibilang sih menjadi andalan favorit saya. Memang sih mungkin kelihatannya agak ribet untuk yang pemula. Tapi toh tetep gampang kok digunain. Tenang aja deeh..

GTmetrix.com – Adalah merupakan suatu alat analisis performa tampilan web/blog. Yang dapat membantu kita untuk mengembangkan tampilan web/blog kita agar menjadi lebih cepat serta dalam hal penggunaan coding yang lebih efisien. Tentunya hal ini bertujuan agar pengunjung kita lebih nyaman berselancar dan betah mencari pengalaman lewat web/blog kita. Ini murni definisi yang asli saya buat-buat sendiri. Kira-kira iyaa seperti itulah gambarannya. Dengan GTmetrix ini, bukan hanya hasil kecepatan dan ukuran blog saja yang bisa kita ketahui. Kita juga jadi lebih mudah untuk melihat apabila ada kesalahan coding atau struktur HTML dalam template kita. Karna nantinya akan diberitahu apa-apa saja kira-kira yang perlu kita perbaiki agar performa template kita menjadi lebih baik. Menarik bukan??

Terus gimana cara gunainnya nih??
Sekali lagi gampang!! Silahkan sahabat masuk saja dulu ke website nya di alamat www.gtmetrix.com 
Nanti akan terbuka tampilan awal kira-kira mirip seperti gambar diatas. Terus tinggal sahabat masukin aja deh alamat URL website atau blog nya sahabat. Boleh pakek awalan http:// dulu tapi juga boleh enggak. Itulah mudahnya dia ngerti kali kalau banyak orang Indonesia tuh malas ngetik-ngetik yang ribet. Hehehe.. And then, click GO! 

Lalu muncul tampilan seperti itu, tandanya sistem GTmetrix sedang bekerja untuk menganalisa sejenak alamat web yang kita masukkan. Disini kita diminta untuk bersabar sedikit menunggu prosesnya. Iyaa mungkin bisa agak lama laah. Nah, daripada bosan sembari menunggu, mending sahabat perhatikan saja tuh tulisan yang ada dibawah didalam kotak persegi panjang itu. Yang tulisannya Did you know? bla… blaa… blaa.. dan bala semacamnya. Kalau sahabat ngerti sedikit Speak English (a little-little bit twinkle star juga boleh lah) pasti bisa dapet masukan dari situ. Karna dia akan sedikit memberitahu kita apa yang menjadi kekurangan saat browser mencoba mengakses atau loading menuju ke web/blog kita tersebut.

Nah, kurang lebih setelah itu akan muncul hasil laporan nya seperti dibawah ini dia screenshotnya sob:

Bingung?? Gampang!! Jangan khawatir kan ada saya disini. Ceeilaaah.. acem betol aja wooy.. -_-“
Secara ringkas, silahkan lihat dibagian Summary saja. Kalau sahabat cuman sekedar pengen nge-check ukuran/size halamannya dan berapa kecepatan aksesnya iyaa lihat aja dari situ. Tulisannya Page Load Time untuk kecepatan dan Total Page Size untuk ukuran beratnya halaman. Silahkan klik saja gambar yang ada di halaman ini jika tulisannya tidak terlihat dengan jelas supaya tampil Fullscreen. Tenang saja saya udah pakek CSS Lightbox kok.

Terus yang A dan itu untuk apaan?? Itu sih kalau menurut sepengetahuan saya ibaratnya semacam nilai blog kita. Sama kayak rapot waktu kita SD gitu. Kan ada tuh nilainya Merah atau Hijau, ada kan?? Yang bagus biasanya iyaa dapet grade A doonk.. terus yang E itu biasanya kalau dikampus saya sih udah kenak DO namanya alias Drop Out. Hehehe.. Makanya jangan sampai sahabat malah makek template yang grade nilainya jatuh sampai ke D apalagi sampai E. Perlu dihindari lah demi kenyamanan para pengunjung setia blog kita. Siip??

Nah, terkait Grade penilaian itu tadi lebih lengkapnya lagi sahabat bisa melakukan analisa lewat keterangan dibagian Breakdown. Disitu secara lengkap akan dikasih tahu penilaian per mata pelajarannya (istilah anak sekolahan) atau spesifikasi dibagian mana saja yang perlu sahabat perbaiki jika nilai Grade nya masih merah. Disitu juga ada empat macam tab pilihan, ada Page Speed, YSlow, Timeline dan History. Masing-masing tentu punya rincian data yang berbeda-beda. Tentu bagi seorang pemula yang pengen bisa jadi Web Developer handal, hal semacam ini perlu juga sedikit demi sedikit dibiasakan dan kalau bisa dikuasai biar lebih ngerti minimal bisa nguasain tampilan templatenya. Saya juga masih belajar.

Kelebihan GTmetrix
Seperti yang saya katakan diawal GTmetrix ini bisa dikatakan salah satu tool favorit saya untuk melakukan analisa terhadap performance web. Kenapa?? Tentu karna saya sudah mengetahui ada sisi kelebihan yang dimiliki tool yang satu ini. Yaitu bisa melakukan Analisa Perbandingan. Maksudnya, adalah kita bisa melakukan beberapa analisa tampilan sekaligus dengan batas maksimal 4 (empat) macam alamat URL web untuk mendapatkan data rincian perbandingan diantaranya. Jadi, ibaratnya nih kita pengen tahu kira-kira performance tampilan web kompetitor atau idola kita kira-kira lebih bagus mana iyaa dengan tampilan saya?? Nah, dengan GTmetrix kita bisa tuh analisa perbandingannya. Wiih.. mantep kan??

Caranya juga masih gampang!! Klik aja tulisan Compare to another URL dibagian sidebar kiri. Terus muncul pop-up masukin deh alamat URL web lain yang pengen kita bandingkan trus klik GO!. Cuman masukinnya gak bisa sekaligus empat alamat yaa, jadi harus satu per satu dulu. Nanti gitu yang alamat kedua udah selesai di analisa oleh sistem, baru kita klik lagi Add another URL trus masukin alamat URL web yang ketiga dan gitu juga untuk yang keempat. Dan memang cara inilah yang menjadi andalan saya kalau di GTmetrix.com karna sebenarnya masih banyak sih website yang sejenis kayak gini. Yang jelas masing-masing tentu punya kelebihan dan kekurangan.

Prinsipnya,

Alat yang baik itu gak selamanya bergantung pada sisi canggihnya alat tersebut saja.
Semakin lebih baik jika kita benar-benar bisa menggunakannya dengan cara yang terbaik.

Nah, berikut ini review hasil dari report analisa perbandingan diantara empat macam tampilan yang ada di template Chaidir’s Web ini. Mungkin kira-kira bisa menjadi referensi buat sahabat yang nantinya pengen nyoba juga main analisa banyak-banyak alamat sekaligus. Iyaa seperti saya ini lah contohnya:

Disitu saya mengakses untuk keempat alamat URL berikut ini:
1. Halaman Beranda >> www.chaidir.web.id/
2. Halaman Pencarian >> www.chaidir.web.id/search/label/max-results=4
3. Halaman Statis >>  www.chaidir.web.id/p/archieve.html
4. Halaman Artikel >> www.chaidir.web.id/2013/08/fungsi-kegunaan-bentuk-conditional-tag.html

Kelihatan banget yaa weblog saya ini memang sengaja saya desain ringan di halaman awal aja sob. Hehehe.. Gitu udah masuk ke halaman level keempat yaitu di Artikel tulisan baru deh berasa size halamannya makin berat. Saya rasa itu masih wajar aja sih soalnya emang konsep saya yang pengen membuat tulisan di weblog ini tuh selalu dihiasi dengan gambar-gambar ilustrasi yang mendukung. Saya rasa cuman itu lah yang membuat ukurannya jadi berat, kalau udah nyampe di halaman artikel gini. Harap maklum aja yaa sahabat.

Saya rasa cukup dulu sharing hari ini. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat buat sahabat yang pengen mereview kembali performa tampilan blog nya masing-masing. Iyaa, walaupun mungkin tulisan ini cuman sekedar menjelaskan inti-intinya saja saya rasa sudah cukup lah untuk menjadi bekal. Setidaknya bisa nambah referensi buat sahabat lah. Toh nanti kalau pun memang sahabat masih bingung, ada kendala saat sahabat pengen meninjau atau memperbaiki dimana letak kesalahan template nya boleh kok kita sharing lagi. Tinggalin aja tanggapan lewat kotak komentar dibawah ini.

Selamat Mencoba.. Semangat Berkarya!!

22 Komentar pada tulisan

Berikan Tanggapan atau Komentar

Sudah baca tulisan saya diatas sampai selesai, kan?
Kalau begitu silahkan berikan tanggapan yang baik yaa! ^_^
Setiap komentar dari sahabat bisa menambah semangat saya untuk terus berkarya melalui blog ini.

Jika Anda suka blog ini HARAP matikan plugin AdBlock Anda! KLIK CARANYA
Hello. Add your message here.
Read more:
Cara Membuat Tombol Join This Site dengan CSS
Blogger itu Iyaa Pengusaha, Mindset untuk Menjadi Blogger Sukses
Close